“Siapa bilang hidup tak selamanya bahagia?”
S
traitjacket, sebuah pakaian yang biasa dikenakan oleh orang gila dengan bahan yang cukup tebal didesain sedemikian rupa agar pasien tak dapat menyakiti dirinya sendiri dan juga orang lain. Jadi, apa kaitannya hidup bahagia dengan jaket ini? Pertanyaan yang tepat! Secara tidak langsung dan tanpa sadar beberapa dari Anda memakai jaket ini, tapi bukan berarti anda gila. Melainkan, anda akan selalu merasa tidak layak untuk mendapatkan sesuatu yang anda butuhkan bahkan hal itu dapat anda perjuangkan.
Jaket macam ini tidak dipakaikan oleh orang lain, tetapi Anda sendirilah yang mengenakannya meski Anda dengan sekuat tenaga mengelak dan berkata “Saya tidak merasa demikian”. Namun yang terjadi adalah kalimat sublimasi terlontar dari mulut Anda; Hidup ini tidak dengan berjalan lurus, hidup ini tak berwarna tanpa masalah, hidup ini penuh...............
Jika Anda menganalisa ulang perkataan yang terlontar maka semua pasti setuju kata tersebut mengarah pada masalah pasti ada dalam kehidupan Anda, memang benar adanya hidup ini penuh tekanan tapi bukan berarti menjadi wajar-wajar saja untuk selalu berada di bawah tekanan ataukah dengan sengaja berada dalam tekanan. Inilah yang terjadi kebanyakan pada Anda, straitjacket telah Anda kenakan secara tidak sadar.
Setiap harinya yang Anda pikirkan hanyalah bagaimana terhindar atau lepas dari masalah yang ada, seakan-akan Anda ini memang ditakdirkan dalam masalah. Siapa bilang kita harus terus-menerus dalam masalah, siapa bilang hidup tak selamanya bahagia. Pikiran seperti inilah yang harus ditanamkan dalam diri Anda, bahwa Anda boleh saja selamanya bahagia dan hidup tanpa masalah serta tidak dengan sengaja mencari-cari masalah.
Perlu Anda ketahui bahwa takanan dan masalah adalah dua hal yang berbeda, tekananlah yang tak bisa Anda hindari meski Anda dengan sekuat tenaga mensugesti diri Anda “All Iz Well” seperti dalam film 3 idiots. Namun tekanan yang Anda hadapi inilah yang nantinya Anda dapat nilai sebagai masalah atau malah sebaliknya, jadi hidup ini sebenarnya tergantung dari bagaimana Anda menilai tekanan yang Ada.
Sederhananya, layaknya Anda meminum sebuah kopi pahit atau tidaknya kopi tersebut tergantung dari cara Anda menilainya dan bagaimana Anda menilainya. Cara Anda menilainya tergantung bagaimana Anda menilainya, apakah Anda menggunakan sisi lidah yang tepat atau tidak. Anda pasti sudah tahu lidah terdiri dari 4 bagian rasa yang masing-masing berbeda. Seperti itu pulalah bagaimana kita menilai hidup, dari sudut pandang mana Anda menarik kesimpulan atas tekanan yang Anda hadapi.
Meski hidup tak semudah membuat dan menilai rasa kopi, tapi hidup pula tak seberat yang Anda pikirkan. Jadi jika Anda berasumsi hidup tidaklah mudah, bukan berarti hidup begitu sulit dan tak bisa teratasi. Karena jika demikian maka jaket telah terpasang dalam diri Anda, hanya Anda yang bisa melepasnya.
“SETIAP ORANG BERHAK UNTUK BAHAGIA, TAPI TIDAK SEMUA ORANG INGIN MEMPERJUANGKAN HAKNYA”
Orang Gila itu Lagi _^!