"Menjadi Tak Berdaya; Untuk Bangkit dan Tetap Berlari"
Sebuah catatan malam ini akan kuselesaikan lagi, tapi aku tidak memberi sebuah jaminan bahwa catatan ini akan membuatku menjadi "bangkit dan tetap berlari" layaknya hari-hari kemarin yang berlalu dengan cepatnya bagai kemarau setahun yang dihapus oleh hujan sehari.
=sesungguhnya walau ku kutik semua permata didasar lautan=
=sesungguhnya walau kusiram dengan air hujan dari tujuh langitMu=
=jika tidak mengharap rahmatMu=
=jika tidak menarik simpatik=
=sebenarnya diri ini rindu kepadaMu=
=sebenarnya hati ini cinta kepadaMu=
=tapi aku tidak mengira mengapa rindu tak kunjung tiba=
=tapi aku tidak mengira mengapa cinta tak kunjung berbunga=
Aku tak tahu judul yang tepat untuk catatanku ini, paling tidak harapan yang ada dari catatan ini tidak akan mati dan tetap menanti sebuah ephifani.,
Catatan ini ketika telah sampai pada tulisan ini aku mendengar sebuah lagu dangdut dengan judul HATI SIAPA TAK penyanyi poppy mercury,. sebenarnya aku tak terlalu menyukai dangdut tapi hal ini mungkin kalian pernah rasakan, jika sedang mengalami hari yang buruk kalian tidak akan pernah peduli sekitar!
Aku merasa hidupku konyol, tapi aku tak mau menghujat karena siapapun pasti merasakan kekonyolan, aku pernah menggambarkan hidupku bagai berjalan pada sebuah jalur yang bergerak mundur sehingga berlaripun aku akan tetap berada di tempat itu, namun jika tak berlari dan bangkit jika terjatuh bagaimana? aku rasa kalian tahu jawabannya...
Konyolnya aku tak bangkit ketika terjatuh, dan akhirnya aku bergerak ke belakang bahkan tertinggal oleh masa laluku sendiri.., aku tak melihat apapun sejauh mata memandang, tak ada masa depan terlebih masa lalu karena aku telah terjatuh begitu jauhnya! Seperti yang kalian duga, seperti yang kalian baca AKU MENJADI TAK BERDAYA...
dan aku tak mau
menjadi sesuatu
yang hanya
membuat orang disekitarku
menjadi lambat
karenaku...
menjadi sesuatu
yang hanya
membuat orang disekitarku
menjadi lambat
karenaku...